Today is wonderful!

Orang yang tak pernah membuat kesalahan, maka tak akan pernah mencoba sesuatu yang baru." - Albert Einstein

Today you will be success!

Orang-orang yang ada di sekitarmu dapat dijadikan inspirasi, atau bahkan menguras tenagamu. Jadi, pilihlah secara baik-baik."Hans F. Hanson

Today I want to around the world!

"Kamu tidak akan pernah bisa kehabisan kreativitas. Semakin kamu menggunakannya, semakin banyak yang kamu miliki." - Maya Angelou

Today i will meet you in romantic place!

"Pikiran kita ibarat parasut, hanya berfungsi ketika terbuka." - Walt Disney

Today I will come to BTS concert!

"Jangan ragu untuk membuang apa yang tidak kau perlukan" Florist in RUN BTS ep. 98

Kamis, 07 Juli 2011

HARAPAN TERBAIK - cerpen buatanku

Ini adalah cerpen buatanku yang dimuat bulan Agustus 2007 di Tabloid Teen
(He2... check aja sana... ad kok tapi udah lama juga ya... kapan cerpenku mo diterbitin lagi)
Met membaca.. jangan lupa komennya ya (^.^)
“Harapan Terbaik”

Aku Naya, sekarang aku kelas 2 SMU. Sudah 3 bulan ini aku jadian dengan Sena yang seangkatan denganku. Aku tak tahu kenapa aku sangat menyukainya sampai-sampai dulu aku tidak bisa tidur karenanya. Dia memang tak setampan Radi ataupun seatletis Neo tapi setelah hari itu aku akan tahu kenapa aku tak mau dia pergi dari sisiku.
“Naya…!!” seorang cowok bergaya rambut scatter sedang berdiri di pintu kelas sambil memanggilku.
“Sorry, nunggu lama, ya? Sahutku sambil mendekati Sena.
“Iya nih nyampe ubanan” kelakarnya
Kamipun melangkahkan kaki ke arah parkiran motor, Sena mulai menyetarter motor automatic biru kesayangannya. Akupun dengan sigap membonceng di belakangnya.
“Kok, nggak pegangan di pinggang sih, lihat tuh anak-anak lain mesra banget” hardik Sena.
“Iih..genit deh” kucubit lengan Sena.Senapun hanya meringis kecil menahan cubitan kecilku.
Setelah makan siang, aku tidur-tiduran sambil menonton acara TV. Rasanya kakiku pegal sekali karena tadi pelajaran olahraga lari. Tiba-tiba lagu Where’d You go mengalun dari ponselku. Akupun segera mengangkatnya.
“Naya, kamu di rumah khan? Nanti aku ke rumahmu, ya? Suara Sena terdengar di telingaku.
“Iya boleh, ntar aku tunggu ya aku di rumah terus kok” jawabku
Pembicaraan singkat itupun terhenti oleh suara bel pintu. Akupun menutup telepon dari Sena.
Kubuka pintu rumahku, tampaklah seorang cowok yang kukenal sambil tersenyum lebar, yah dia Sena!
“Hei” sambutku sambil menyeringai
“Kok malah kaget gitu aku khan tadi udah telepon mau ke rumahmu”ujarnya.
“Tapi nggak nyangka aja kamu udah didepan rumah, ternyata kamu emang jago bikin kejutan ya” ucapku sambil masih keheranan.
“Nih aku bawain buah jeruk kesukaanmu dimakan ya biar fresh khan tadi abis lari-lari muterin lapangan khan?” Senapun menyerahkan sekantong jeruk mandarin kepadaku.
“Kok kamu tahu aku tadi habis olahraga lari?”
“Aku juga tahu siapa yang larinya di barisan paling akhir” sindir Sena sambil mengembangkan senyum tipisnya.Akupun tersipu karena memang benar aku di barisan paling akhir.
“Udah dulu ya, aku mau main basket sama anak-anak”
Senapun lalu pergi. Kupandangi jeruk-jeruk itu kalau saja tidak akan membusuk pasti khan kusimpan satu. Kadang aku heran kenapa perasaanku begitu melambung ketika ku menerima sesuatu darinya.

Perutku sudah sangat ingin diberi makan, kutunggu detik demi detik agar bel istirahat segera mengalun. Celoteh Pak Hadi, sang guru Bahasa Indonesiaku tak henti-hentinya berkumandang. Namun harapanku akhirnya terkabul juga bel istirahat berbunyi aku dan teman-temanku langsung ngacir ke kantin sekolah. Akupun menyantap semangkuk soto ayam dengan lahapnya.
“Makan pake irama dong, Neng” suara Sena terdengar di telingaku aku pun menoleh ke belakang.
“Habis laper sih, aku khan tadi nggak sempet sarapan” aku pun membela diri.
“Makanya jangan sering kesiangan terus. Nih ada kontes nyanyi mau ikut gak?” ia menyodorkan sebuah selebaran. Kubaca deret demi deret tulisan yang memenuhi selebaran itu.
“Nggak pede ah, suaraku khan pas-pasan lagian pesaingnya pasti dah pada jago semua”
“Tapi hadiahnya gede lho kalo menang bisa masuk dapur rekaman lagi” suara Sena sangat berapi-api.
“Aku pertimbangin dulu ya”aku masih gusar apakah akan ikut ataupun tidak. Sena mendorongku agar ikut kontes menyanyi itu karena dia tahu aku pernah menyabet juara yah walaupun cuma juara harapan di kontes menyanyi waktu aku duduk dibangku SMP.
Sesampainya di rumah aku masih memikirkan kontes itu. Samapai akhirnya aku membuat keputusan aku harus ikut, hadiahnya memang menggiurkan tetapi aku ingin sekali Sena melihatku menyanyi.
“Apa dia senang mendengar nyanyianku?” aku senyum-senyum sendiri ketika membayangkan hal itu.

Pada waktu istirahat aku mencari Sena dikelasnya beruntung aku langsung melihatnya sedang berdiri di depan kelasnya. Kuutarakan bahwa aku ingin mengikuti kontes itu.
“Benarkah?” Seru sena berseri-seri.
“Iya jadi bisa nggak kamu nemenin aku daftar siang ini?” tanyaku pada Sena.
“Maaf, Nay ntar aku ada kepentingan dikit gimana kalau besok?”
“Ini khan hari terakhir pendaftarannya kalo kamu nggak bisa nemenin aku daftar sendiri aja” ujarku agak sedikit kecewa
“Sekali lagi maaf ya..”
“Gimana kalo diganti es krim coklat?” akupun berseloroh
“Beres deh” ujarnya singkat

Bel pulang berbunyi, aku segera merapikan buku-bukuku kuayunkan kakiku menuju gerbang sekolah. Suasana begitu ramai tetapi entah kenapa hatiku merasa sepi sekali. Tiba-tiba kulihat Sena melintas dengan motornya tetapi ia tak sendiri karena ada seorang cewek membonceng dibelakangnya. Cewek itu terlihat yang sangat familiar bagiku, ternyata itu adalah Kesha sang wakil ketua OSIS. Mereka berdua terlihat sangat menikmati kebersamaan mereka sampai-sampai tak melihatku. Aku sangat kecewa cowok yang selama ini meluluhkan hatiku dengan begitu saja pergi bersama cewek lain di hadapanku. Kuremas selebaran kontes menyanyi yang ada ditanganku.
“Kalau pada akhirnya aku tak bisa memenangkan hatimu, aku berjanji akan menenangkan kontes ini” itulah janji yang dengan lantang kuungkapkan.
Sambil menyeka air mata yang tak kusadari menetes dipipiku akupun bergegas menuju radio Famous tempat pendaftaran kontes menyanyi itu.

Hari itu tak biasanya Sena tak menghubungi ponselku akupun tak mencoba sedikitpun untuk menghubunginya. Hatiku masih membenarkan bahwa Sena mempunyai hubungan yang lain dengan Kesha.
Akupun berangkat sekolah dengan muram. Seseorang menepuk pundakku akupun menoleh kearahnya. Hatiku menjerit ternyata Sena
“Pagi Nay, sorry yah kemarin nggak bisa nganterin kamu buat ndaftar”
“Nggak apa-apa kamu khan memang ada acara yang sangat penting?” sindirku sambil mempercepat langkahku. Tampak wajah Sena yang sedang kebingungan akan sikapku.
“Tapi kamu jadi ndaftar khan?” Senapun menyeimbangkan langkahnya.
“Nggak!” jawabku ketus.
Bel masukpun berbunyi tepat ketika aku sampai dimuka kelas.
“Kamu kenapa Nay?” Tanya Sena sambil menghentikan langkahku.
“Nggak apa-apa” akupun memasuki kelas tinggallah Sena yang kebingungan melihat tingkahku.
Sebenarnya aku sedikit berharap dia akan mencariku pada waktu istirahat tetapi dia tak datang, aku benar-benar kecewa sampai pada bel pulang dia tak kunjung menemuiku. Akupun ke parkiran motor untuk menemuinya namun aku benar-benar terkejut dia memang disana tapi dia tak sendiri tapi bersama Kesha. Akupun beringsut pergi sekarang aku paham benar kenapa ia tak mencariku hari ini karena saat ini aku bukanlah yang terpenting baginya.

Besok kontes menyanyi itu dilaksanakan akupun berlatih vokal di kamarku kucoba dengan lagu “Bila Aku Jatuh Cinta” dari Nidji. Kurekam suaraku dan kuperdengarkan memang tak sebagus penyanyi aslinya tapi kurasa tak terlalu memalukan untuk diperdengarkan didepan orang-orang. Aku tak memberitahu seorangpun keluargaku kalau aku ikut kontes itu aku malu jika mereka berbondong-bondong melihatku dan kemudian aku kalah. Dadaku sesak ketika ingat kenapa aku sangat berniat mengikuti kontes itu. Ya, karena Sena seorang cowok yang kini mengecewakanku karena pergi dengan cewek lain.

Sekitar jam 9 pagi aku sudah siap dengan pakaian kebanggaanku atasan baby doll pink dan skinny jeans. Dengan alasan akan janjian dengan teman akupun menumpang kakakku yang akan pergi les bahasa Inggris. Dengan setengah hati aku beranjak ke tempat kontes itu dilaksanakan yaitu sebuah mall yang kebetulah menjadi favoritku untuk jalan bareng bersama teman-temanku. Kulihat panggungnya sudah ditata dengan apik dan pengunjung yang mulai memadati tempat itu. Akupun duduk dikursi yang telah disediakan panitia akupun menyiapkan nomor pendaftaran yang nantinya akan ditukarkan dengan nomor urut peserta. Setelah panitia mengumumkan agar peserta menukar nomor pendaftarannya akupun beranjak dan mengambil undian dari toples kaca. Nomor urut 3, akupun menghela napas kenapa aku harus mendapatkan nomor urut awal. Kupandangi nomor urut itu nomor 3 sama dengan tanggal kelahiran Sena. Ntah kenapa aku mulai merindukannya seandainya saja dia disini melihatku dan mendengar nyanyianku. Tapi sekarang dia bersama Kesha…
“Kamu Naya, khan?”Tanya seorang cewek kepadaku.Akupun terkejut bukan main karena cewek itu Kesha.
“I-iya..” jawabku sambil terbata.
“Ikut kontes nyanyi ini ya? kok nggak ditemenin Sena?” tanyanya sambil mengembangkan senyum tipisnya.
“Iya, soalnya Sena….”aku tak bisa meneruskan kalimatku.
Tiba-tiba seorang cowok menghampiri Kesha. Seorang cowok tinggi semampai dengan kulit putih dan senyum yang menawan.
“Temenmu ya Kesh, kok aku nggak dikenalin?” ujar cowok itu kepada Kesha
“Oh iya Nay, ini cowokku Farez” ucap Kesha mantap.
“Cowok kamu? Tapi kok kemarin kamu sering jalan bareng sama Sena” tanyaku spontan
“Oh itu, maaf ya Sena nggak cerita sama kamu? kemarin aku dan Sena dapet tugas reporting buat lomba mading antar sekolah anak-anak OSIS jadi sibuk banget bahkan kami ngerjainnya nyampe malem” jelas Kesha.
“Jadi kalian nggak pacaran khan?” tanyaku mempertegas
“Nggak lah, aku khan dah punya cowok” terangnya sambil menggandeng tangan Farez.
Merekapun akhirnya beranjak tinggallah aku sendiri yang sedang merasa bersalah kepada Sena karena telah berprasangka buruk.
“Andai Sena disini” gumamku lirih
Tak terasa lantunan lagu dari kontestan pertama telah usai kontestan keduapun naik ke atas panggung. Aku sangat menginginkan Sena disini dan meminta maaf padanya. Tak terasa sebulir air mata jatuh kepipiku, akupun mencoba memperbaiki riasanku aku tak tahu apa aku bisa menyanyi dengan kondisi seperti ini.
“Naya Rafellina!” aku mendengar dengan jelas namaku dipanggil oleh panitia.
Kucoba untuk berdiri dikepalaku masih terngiang nama Sena.
“Menyanyilah untukku” kudengar sebuah bisik ditelingaku akupun menoleh. Ternyata Sena dia benar-benar datang ! Terima kasih ya Tuhan.
“Tapi..”ucapku ragu
“Ayolah” Sena menggandeng tanganku sampai ke bibir panggung.

Akupun beranjak dan kemudian intro lagu andalanku “Bila Aku Jatuh Cinta” perlahan terdengar ditelingaku akupun menyanyi bait demi bait kulihat senyum manis Sena mengiringi setiap nada lagu. Lagu itupun selesai aku menghampiri Sena yang sejak tadi dengan setia mendengarkan nyanyianku.
“Darimana kamu tahu aku ikut kontes ini?”
“Karena aku tahu kau tak pernah melewatkan apa yang sudah menjadi tujuanmu” ujarnya. Akupun tersenyum bahagia karena Sena selama ini telah memahami sifatku.
“Sebelumnya aku minta maaf karena kemarin aku mengira kau dengan Kesha pacaran” ucapku sambil menundukkan kepala. Tak seperti dugaanku Setelah mendengar perkataanku kulihat Sena malah tersenyum lebar.
“Sebenarnya aku sudah tahu semua itu akupun melihatmu di parkiran motor ketika kau memergokiku dengan Kesha tapi aku pengen liat gimana tingkahmu kalau kamu cemburu” jelasnya sambil menyungingkan senyumnya.
“Iih jahat!!!” aku kemudian mencubit lengannya, sebenarnya aku sangat malu karena Sena ternyata tahu semuanya.
“Udah donk marahnya” ucap Sena sambil memohon.
Setelah 2 jam menunggu akhirnya hasil kontes itupun keluar. Aku dinyatakan sebagai juara harapan 2 akupun naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan. Yah, juara harapan lagi emang suaraku jelek ya.
“Eh, jangan pesimis gitu donk kamu ndapetin juara harapan berarti kamu diharapkan semua orang agar kelak kau jadi terbaik” kata-kata Sena sangat mendamaikan hatiku.
“Ah, bisa aja kamu” ujarku sambil tersipu
“Makan yuk kebetulan aku dapet voucher makan dari kontes ini” kataku sambil mengajak Sena. Kamipun melangkahkan kaki dengan bersemangat.
“Tapi kau tetap menjadi harapan terbaik untukku” bisik Sena
Akupun tersenyum bahagia mendengar perkataannya. Semoga kebersamaanku dengannya semakin teruji dengan seiring waktu.

Kenapa cincin kawin disematkan di jari manis?

Repost from any resources.. cuma copy paste tapi ingin berbagi info
Ada suatu penjelasan yang indah dan meyakinkan dari Legenda di tanah Tiongkok.
Ibu Jari : Mewakili orang tua anda
Jari Telunjuk : Mewakili saudara-saudara kandung anda
Jari Tengah : Mewakili anda sendiri
Jari Manis : Mewakili partner hidup anda
Jari Kelingking : Mewakili anak-anak anda.
Pertama, rapatkan kedua telapak tangan anda berhadap-hadapan. Kedua, tekuk jari tengah anda kedalam, sementara jari-jari yang lain di biarkan saling menyentuh di ujung-ujung jarinya
Kemudian:
1. Pisahkan kedua ibu jari anda (mewakili orang tua) (mereka terbuka). Yang berarti kedua orang tua anda tidak akan hidup bersama anda selamanya. Cepat atau lambat mereka harus meninggalkan anda.
2. Rapatkan kembali ibu jari anda, kemudian coba pisahkan jari telunjuk anda (mewakili saudara kandung) (mereka akan terbuka Pula ) Saudara-saudara kandung anda akan mempunyai keluarga mereka sendiri, dan harus hidup terpisah dengan anda.
3. Rapatan kembali jari telunjuk anda, kemudian coba pisahkan jari kelingking (mewakili anak-anak) (mereka pun terbuka) Karena anak-anak anda tentunya akan memiliki keluarga mereka masing-masing dan hidup terpisah dengan anda.
4. Rapatkan kembali jari kelingking anda, sekarang coba pisahkan jari manis anda (mewakili teman hidup) (SURPRISE) mereka tidak dapat di pisahkan… Karena pasangan hidup anda adalah orang yang harus menemani anda sepanjang hidup anda, siang dan malam, dalam keadaan senang maupun sedih, sehat ataupun sakit.

Wew... ^_^

The meaning of "I love you"

Ini adalah ungkapan cinta mungkin seperti harafiah ungkapan sepasang kekasih sepanjang hayat (I meanly men dan U meanly woman), walaupun saya hanya repost tapi saya terharu membaca ini (bukan dalam artian saya cengeng tapi begitulah kadang pengungkapan cinta lebih dalam dari kata yang diungkapkan)


When U Were Only 5 Yrs Old, I Said I Love U.....
U Asked Me: "What Is It?"



When U Were 15 Yrs Old, I Said I Love U...
U Blushed.. U Look Down And Smile..



When U Were 20 Yrs Old, I Said I Love U...
U Put Ur Head On My Shoulder And Hold My Hand... Afraid That I Might Dissapear...


When U Were 25 Yrs Old, I Said I Love U...
U Prepare Breakfast And Serve It In Front Of Me, And Kiss My Forhead N Said : "U Better Be Quick, Is's Gonna Be Late.."



When U Were 30 Yrs Old, I Said I Love U...
U Said: "If U Really Love Me, Please Come Back Early After Work.."



When U Were 40 Yrs Old, I Said I Love U...
U Were Cleaning The Dining Table And Said: "Ok Dear, But It's Time For U To Help Our Child With His/Her Revision.."



When U Were 50 Yrs Old, I Said I Love U..
U Were Knitting And U Laugh At Me...


When U Were 60 Yrs Old, I Said I Love U...
U Smile At Me..



When U Were 70 Yrs Old. I Said I Love U...
We Sitting On The Rocking Chair With Our Glasses On.. I'M Reading Your Love Letter That U Sent To Me 50 Yrs Ago..With Our Hand Crossing Together..



When U Were 80 Yrs Old, U Said U Love Me!
I Didn't Say Anything But Cried...




That Day Must Be The Happiest Day Of My Life!
Because U Said U Love Me !!!



Please Appreciate Your Loved Ones.. Say "I Love You"
To Them When U Have The Chance Now !!!

Semangka (Sebuah kado istimewa)

Ada seorang pelayan yang mengabdi kepada tuannya dengan segenap hati, bekerja dengan giat dan selalu menyenangkan hati tuannya.. Tuannya sangat sayang pada sang pelayan. dia ingin menguji sekaligus memberikan hadiah kepada pelayan setia itu dengan barang-barang berharga seperti emas dan intan, tetapi dimasukkan dalam buah semangka...,

Tuannya berkata, hai pelayan yang setia karena jerih payahmu aku berikan engkau hadiah sebuah semangka.... sang pelayan yang tidak tahu bahwa didalam semangka itu terdapat emas dan intan menjadi sangat kecewa.. dia merasa diperlakukan semena-mena oleh tuannya, jerih payahnya tidak dihargai...

Dia pulang dengan wajah sedih dan bersungut-sungut dan menyesal... mengapa saya harus bekerja giat kalau hanya mendapatkan bayaran semangka... dalam kesedihan dan perjalanan pulang kerumah.. maka DIA BERFIKIR DARI PADA HANYA MEMBAWA SEBUAH SEMANGKA LEBIH BAIK KUTUKAR DENGAN NASI SATU BUNGKUS DAN TEH SATU GELAS .. ( Mungkin mau buka puasa kali..)

DAN AKHIRNYA DIA TIDAK PERNAH MENDAPATKAN APA-APA SELAIN KEKECEWAAN, BERSUNGUT-SUNGUT DAN KEMARAHAN.. Justru orang yang tidak tahu (penjual nasi) mendapatkan rejeki nomplok karena semangka tersebut berisi emas dan intan...


Sahabat,
Kadang kita merasa bahwa kita sudah memberikan yang terbaik dalam tugas dan tanggungjawab kita.. tetapi apa yang kita dapatkan sepertinya tidak sesuai dengan jerih lelah kita.. bahkan mendapat masalah.. tapi tunggu dulu !!! jangan jangan TUHAN SEDANG MEMBUNGKUS HADIAH ITU dengan kertas kado yang namanya masalah dan tekanan.....sebenarnya kita tinggal selangkah lagi mendapatkan hadiah itu.. tetapi kita keburu menyerah dan menukarnya dengan hal-hal yang tidak berarti..... ( bersungut-sungut, putus asa, bila lebih parah lagi bisa menyalahkan orang disekitar kita.. bahkan TUHAN...)

Jadi kalau anda mendapatkan KADO yang tidak menyenangkan ingatlah... jangan-jangan dibalik itu ada intan dan berlian...!! ! atau anda kecewa selamanya...

Semua pemberian adalah sesuatu yang harus dihargai dan saya juga masih belajar untuk menghargai pemberian orang lain

For My Love

Untukmu yang selalu kurindukan... Karena ku tak bisa jauh darimu.. Ku selalu merindukan senyum manismu.. You're my prince.. Tapi malu sekali mengatakannya.. kamu manis ketika tersenyum, ketika kau terdiam karena marah aku bingung sekali... serasa hancur rasanya.. apalagi ketika kau pernah berkata "aku menyendiri dulu untuk beberapa hari mungkin ku butuh berfikir".. Bagaimana mungkin ku dapat bertahan tanpamu beberapa hari jika sehari tak bersamamu rasanya setahun... Love you yank... Ku mungkin tak sempurna tapi aku selalu menyayangimu... Semoga kita selalu diberkahi oleh-Nya.. Aku mencintaimu, merindukanmu, menyukaimu selalu..


Jumat, 01 Juli 2011

Ultah Romantis di Lumbung

Hari ini yayank ngajakin dinner! Wah dinner tumben banget pake istilah ini, jam 5 yayang pake pakaian rapih udah siap buat ngajak Chan jalan. Wah jadi deg2-an nich hew2.. Hem... Chan gak punya pakaian yang baru nich jadi pake pakaian lama ho2 moga aja keliatan cantik. Yayank ngajakin ke Lumbung Resto, letaknya di depan SPBU Pabuwaran ato sebelan Buaran Market Purwokerto.

Tempatnya oke punya dech... Lalu yayank ngomong dech pengen jadi orang pertama yang ngucapin met ultah ke Chan (hew2.. Chan ultahnya baru besok tanggal 2 Juli). Wah romantis banget, apalagi yayank udah nyiapin setangkai bunga mawar yang ditaruh di belakang jaketnya trus dikasih ke Chan. Buseet.. yayank romantis banget yaaa... jadi terharu.

Di situ kami pesen Lumbung Sampler yang isiannya terdiri dari berbagai macam snack seperti sosis, nuget, french fries, dan semacam otak-otak dari ikan, ada juga ayam betutu makanan khas bali (sayangnya ayamnya udah dingin hew2..). Yayank romantis banget ya... ho2.. Maaf ya Chan lum bisa bales keromantisanmu yank... luph u honey..

Suasana di Lumbung yang jelas cozy banget, buat ber-dua rasanya pas banget dech. Untuk harga makanan disana standar dech untuk minumannya mulai dari Rp 3.000-an dan makanannya Rp 9.000-an, kalo di Purwokerto makanannya terhitung nyaman di kantong.


Abis itu yayank beliin sepatu buat Chan, wah kaya Cinderella nich hew2... Thanks honey, malam ini indah.. i love you..

Salam manis Chan & Bams ^^

Rabu, 29 Juni 2011

Lumpia Raksasa Yang Suka Menggigit


Duh laper dech abis dari Pekan Raya Banyumas di gedung utara FISIP UNSOED, seberang jalan ada Kedai Lumpia Boom Extra Pedas. Kedai ini udah menjamur di kota kami karena bisa Franchise, yang empunya juga ternyata suami dosen Chan waktu belajar Desain Multimedia. Rame juga siang ini kayaknya orang-orang yang abis liat PRB juga nich. Lumpia disini ukurannya jumbo bukan kaya yang buat ngemil itu lho, panjangnya kira-kira satu piring makan reguler, isinya macem-macem dech ada yang ayam, sapi, cumi, udang dan ada yang komplit yang namanya Lumpia Bombastis. Chan pesen lumpian bombastis kalo gak salah yayank Lumpia Seafood dech. Disitu ada menu baru namanya Sup Dangdut jadi kita pesen juga satu porsi.


Akhirnya Lumpia kita dateng, yang bikin istimewa yaitu sambelnya yang super hot! Tapi bikin ketagihan... Enak pokoknya, lumpianya isi telur gulung dengan isian ayam, dsb (sesuai yang dipesan tentunya), ada bonus lalapan daun singkongnya. Kalo sup dangdut isiannya komplit dari telur puyuh, sosis, ayam, sawi, makaroni, dan bakso.

Puas deh makan disini... karena pedasnya mantap. Harganya juga murah kok, dengan harga mulai Rp 7.000-an kita udah dapet nikmatin lumpia raksasa ini yang suka ‘menggigit’ dengan rasa pedas sambalnya hew2...

Overall, pointnya 8! Mantaapz.... Di dindingnya juga ada kata-kata lucu seputar Lumpia boom itu sendiri.. Bikin ngakak pokoknya, bagi yang kepingin kedai extra pedas ini tersebar di wilayah Purwokerto jadi gak mentok di satu tempat aja. Di kawasan kampus-kampus daerah Purwokerto pasti ada kedai ini, jadi gak repot nyari tempat Lumpia ini coz banyak pilihan.

Salam Manis dari Chan dan Bams ^^